HomePanduan › DDP vs Reguler

DDP vs DDU vs Reguler: Apa Bedanya?

Sering bingung dengan istilah DDP, DDU, dan pengiriman reguler? Ketiganya menentukan siapa yang menanggung bea masuk & pajak dan sampai mana tanggung jawab pengirim. Berikut penjelasan sederhananya.

Cek Tarif DDP All-in →

Definisi Singkat

DDP (Delivered Duty Paid)

Penjual/forwarder menanggung semua sampai barang tiba: freight + bea masuk + pajak + clearance + antar. Pembeli terima beres.

DDU / DAP

Sampai tujuan tapi bea & pajak dibayar penerima saat clearance. Ada biaya tambahan di tujuan.

Reguler (freight saja)

Hanya biaya angkut; bea, pajak, clearance, dan antar diurus/ditanggung terpisah oleh importir.

All-in?

"All-in" biasanya mengacu ke DDP: satu harga final, tanpa biaya kejutan di tujuan.

Kapan Sebaiknya Pakai DDP?

Kalau Anda sudah paham perpajakan impor dan ingin kontrol penuh, reguler bisa lebih fleksibel. Bandingkan opsi & estimasi di aplikasi IndoExpress.

Detail layanan: Import DDP & Undername · Import Door to Door.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah DDP lebih mahal dari reguler?
Harga DDP terlihat lebih besar karena sudah termasuk bea + pajak + clearance. Secara total sering sebanding, tapi Anda dapat kepastian tanpa biaya tambahan di tujuan.
DDP apakah sudah termasuk antar ke alamat?
Ya, DDP all-in mencakup pengantaran sampai alamat tujuan.
Bisakah pakai DDP untuk semua barang?
Sebagian besar bisa, kecuali barang Lartas tertentu yang butuh izin khusus. Konsultasikan lebih dulu.

Baca juga: Jasa Import DDP & Undername · Cara Import dari China

Konsultasi Kebutuhan Anda →