Ingin import tanpa pusing urus bea & pajak? Import DDP All-in dari IndoExpress sudah mencakup freight + bea masuk + PPN + PPh + customs clearance + antar sampai tujuan. Belum punya izin impor? Pakai undername resmi kami, legal & transparan, dengan pengalaman 21 tahun.
DDP (Delivered Duty Paid) berarti seluruh biaya sampai barang tiba di tujuan sudah ditanggung dalam satu harga: ongkos angkut, bea masuk, PPN, PPh, customs clearance, dan antar last-mile. Bapak/Ibu cukup terima barang, tidak perlu urus dokumen pajak atau berhadapan langsung dengan bea cukai. Angka final dikonfirmasi setelah dokumen barang kami periksa (deklarasi resmi & legal).
Undername memungkinkan Bapak/Ibu mengimpor secara legal menggunakan izin importir pihak ketiga (importer of record), solusi bagi yang belum memiliki API/NIB sendiri. Semua tetap sesuai aturan; barang Lartas dikonfirmasi tim ops lebih dulu.
Ingin praktis, harga pasti sejak awal, tak mau urus pajak/dokumen sendiri, atau belum paham prosedur bea cukai.
Sudah punya PPJK/izin sendiri, ingin urus clearance & pajak terpisah, atau butuh fleksibilitas dokumen.
Estimasi tarif per rute dapat dicek instan di aplikasi. Lihat juga Jasa Import China & semua tarif import.
Pertanyaannya bukan mana yang lebih murah, melainkan siapa yang mengurus dan menanggung bea masuk serta pajaknya. DDP all-in berarti kami yang menjadi importir, membayar bea masuk dan pajak impor, lalu menagihkan satu angka kepada Bapak/Ibu, tidak ada tagihan susulan di pelabuhan. Reguler (IDX Import Port to Port + IDX Customs Clearance) berarti barang diangkut dan dibea-cukaikan, tetapi bea masuk serta pajak dibayar atas nama importir sendiri, sehingga impor tercatat di pembukuan dan PPN-nya bisa dikreditkan.
Belum punya API/NIB, ingin satu angka pasti sejak awal, nilai kiriman relatif kecil-menengah, atau pembeli akhir tidak mau berurusan dengan bea cukai.
Sudah punya API/NIB, PPN impor ingin dikreditkan, nilai barang besar sehingga selisih pajaknya berarti, atau impor rutin dengan pembukuan sendiri.
Tarif IDX Import Port to Port di aplikasi kami adalah ongkos angkut saja (biaya lokal Jakarta, clearance & antar = add-on tujuan; belum termasuk bea masuk, PPN, PPh impor), contoh udara dari Guangzhou USD 6.2 / kg (Min. 50 kg/AWB, 4-6 HK). Angka DDP all-in dihitung per kiriman setelah HS code dan nilai invoice diketahui, karena bea masuk mengikuti klasifikasi barang. Minta keduanya sekaligus supaya bisa dibandingkan.
Undername adalah impor sah atas nama importir yang memiliki izin, bukan cara menghindari aturan. Yang tetap berlaku: barang LARTAS tetap butuh izin (BPOM, SNI, SDPPI, karantina), nilai barang harus diberitahukan apa adanya, dan uraian barang di dokumen harus sesuai isi kiriman. Kami tidak menerima permintaan memecah kiriman, menurunkan nilai invoice, atau mengubah uraian barang agar tarifnya lebih kecil. Bila barangnya tidak dapat kami impor secara legal, kami sampaikan sejak awal beserta alternatifnya.
📖 Panduan terkait: DDP vs Reguler · Apa itu Undername · Cara Hitung Bea Masuk
Baca juga: Jasa Undername Import, impor legal tanpa API/NIB sendiri (undername resmi) · drop point impor kecil, kiriman di bawah 100 kg, mulai 10 kg, DDP all-in.
Baca juga: Importer of Record, impor pakai lisensi importir kami (DDP), tanpa API/NIB sendiri.
Baca juga: jasa impor barang, semua negara, door to door / DDP.
Minimum 50 kg itu untuk jalur door to door reguler. Kiriman yang lebih kecil tetap bisa diimpor resmi lewat Drop Point konsolidasi DDP: mulai 10 kg (udara) atau 0,5 CBM (laut; Foshan/Guangzhou 0,5 CBM), harga sudah termasuk bea masuk, pajak, dan antar sampai alamat di Jakarta; kota lain: penerusan sampai gudang/pelabuhan kota tujuan, antar ke alamat dikonfirmasi ops. Perbandingan dua jalur itu ada di impor di bawah 100 kg.