Home › LARTAS Impor › Cara Cek LARTAS & HS Code Impor (Lewat INSW)

Cara Cek LARTAS & HS Code Impor (Lewat INSW)

Sebelum impor, tentukan HS code barang lalu cek statusnya di INSW, apakah termasuk LARTAS dan izin apa yang dibutuhkan. Berikut langkahnya.

Butuh barangnya sampai ke alamat, bukan cuma sampai pelabuhan? Lihat jasa import door to door kami: dijemput di supplier (add-on asal), bea cukai diurus, diantar ke alamat (min 50 kg, harga sama dengan app).

Cek Tarif & Booking →

1. Langkah cek di INSW

  1. Buka portal INSW di insw.go.id (menu Indonesia NTR / BTKI / Lartas).
  2. Cari HS code barang berdasarkan uraian/jenisnya.
  3. Lihat kolom Lartas: bila ada, akan tertera lembaga & jenis izin yang diperlukan.
  4. Cek juga tarif bea masuk, PPN, dan PPh yang berlaku untuk HS tersebut.

2. Kalau bingung menentukan HS code

Klasifikasi HS bisa rumit (1 barang bisa mirip beberapa pos tarif). Salah HS = salah bea masuk & salah izin. Tim kami bantu identifikasi HS code & hitung bea masuk agar akurat sejak awal.

3. Setelah tahu status Lartas

Bila kena Lartas, urus izinnya (lihat panduan LARTAS). Setelah lengkap, barang bisa diproses customs clearance. Belum punya API/NIB? Pakai Undername.

Terkait: LARTAS Impor · Hitung Bea Masuk & Pajak Impor · Customs Clearance.

Catatan: status Larangan & Pembatasan (Lartas) dan persyaratan izin ditentukan per HS code & per produk, dan dapat berubah sesuai peraturan terbaru. Selalu verifikasi di sumber resmi (INSW, Bea Cukai, kementerian/lembaga terkait). Halaman ini panduan umum, bukan nasihat hukum.

Jenis Izin yang Paling Sering Muncul

Status LARTAS tidak berarti barang dilarang; sebagian besar berarti boleh diimpor dengan izin. Yang menentukan izin mana yang berlaku adalah pos tarif dan jenis barangnya, dan izin itu harus ada sebelum barang tiba di pelabuhan, bukan diurus saat barang sudah tertahan.

BPOM

Kosmetik, suplemen, obat, pangan olahan, dan alat kesehatan. Perlu pendaftaran produk dan izin edar atas nama pemilik izin di Indonesia.

SNI

Produk yang SNI-nya wajib, seperti sebagian barang elektronik, baja, dan mainan. Perlu sertifikat dan penandaan sebelum masuk.

SDPPI

Perangkat telekomunikasi dan barang dengan modul nirkabel (Wi-Fi, Bluetooth). Perlu sertifikat perangkat.

Karantina

Produk hewan, tumbuhan, dan olahannya, termasuk kemasan kayu. Perlu dokumen karantina negara asal dan pemeriksaan di Indonesia.

Kalau Barang Ternyata LARTAS

  1. Cek siapa yang bisa memegang izin. Sebagian izin hanya bisa atas nama pemilik merek atau importir terdaftar; ini menentukan apakah impor bisa dilakukan sekarang atau perlu jalur lain.
  2. Hitung ulang waktu. Pengurusan izin punya jangka waktu sendiri; jadwal pengapalan sebaiknya menyesuaikan, bukan sebaliknya.
  3. Pertimbangkan alternatif yang sah. Untuk sebagian barang, membeli dari distributor resmi di Indonesia lebih murah daripada mengurus izin untuk satu kali kiriman. Kami akan mengatakannya terus terang bila itu memang pilihan yang lebih masuk akal.
  4. Jangan memecah kiriman atau mengubah uraian barang untuk menghindari izin. Itu pelanggaran, risikonya jauh lebih besar daripada biaya izinnya.

Kami memeriksa status LARTAS setiap permintaan sebelum menyanggupi pengiriman, termasuk untuk kiriman kecil lewat Drop Point. Kalau barangnya tidak bisa kami tangani secara legal, kami sampaikan sejak awal.

Pertanyaan yang Sering Ditanya

Apa itu HS code?
Kode klasifikasi barang internasional yang menentukan tarif bea masuk & persyaratan izin (Lartas) suatu barang saat impor.
Di mana cek bea masuk resmi?
Di portal INSW (insw.go.id) & BTKI. Kami bantu memastikan HS & menghitung total biaya impor.
Apakah status Lartas bisa berubah?
Ya, mengikuti peraturan terbaru. Karena itu dicek per pengapalan sebelum barang dikirim.
Cek Tarif & Booking →

Baca juga: HS Code Adalah, arti, struktur & cara membaca HS code.

Minimum 50 kg itu untuk jalur door to door reguler. Kiriman yang lebih kecil tetap bisa diimpor resmi lewat Drop Point konsolidasi DDP: mulai 10 kg (udara) atau 0,5 CBM (laut; Foshan/Guangzhou 0,5 CBM), harga sudah termasuk bea masuk, pajak, dan antar sampai alamat di Jakarta; kota lain: penerusan sampai gudang/pelabuhan kota tujuan, antar ke alamat dikonfirmasi ops. Perbandingan dua jalur itu ada di impor di bawah 100 kg.