Impor dengan tujuan akhir Bali kami tangani dalam dua kaki: (1) impor door to door sampai Jakarta, termasuk pengurusan bea cukai di sana, lalu (2) penerusan domestik Jakarta → Denpasar / Benoa lewat udara, laut, kontainer, atau darat. Jadi rutenya transit Jakarta, bukan jalur langsung ke Bali — kami tuliskan begitu supaya perkiraan waktu dan biaya Bapak/Ibu realistis sejak awal.
Penjemputan di negara asal. Lane impor door to door kami mencakup pickup di kota asal sesuai ketentuan lane (lihat catatan di halaman tarif lane tersebut).
Tiba di Jakarta & bea cukai. Barang diurus kepabeanannya di Jakarta. Bea masuk, pajak impor, dan biaya dokumen impor dihitung terpisah dari tarif angkut, kecuali disepakati all-in di penawaran.
Penerusan Jakarta → Bali. Pilih moda sesuai urgensi dan ukuran kiriman: kargo udara ke Denpasar, kargo laut Tanjung Priok → Denpasar / Benoa, kontainer FCL, atau kargo darat/truk.
Pengantaran ke alamat. Tarif domestik tercantum sampai Denpasar / Benoa. Alamat lain di Bali dikonfirmasi per penawaran.
Cakupan Layanan & Di Mana Melihat Tarifnya
Kaki
Yang tercakup
Tarif & estimasi transit
1. Impor ke Jakarta
Udara, laut LCL, kontainer FCL dari kota asal per lane; door to door sampai Jakarta.
Kami sengaja tidak menulis angka di halaman ini. Angka hanya ada di halaman tarif yang dibangun langsung dari aplikasi kami, sehingga selalu sama dengan yang dipakai tim saat menghitung penawaran. Lane yang sedang ditinjau ditandai “sedang ditinjau” di sana dan tidak kami tawarkan dulu.
Data yang Perlu Disiapkan untuk Penawaran
Negara/kota asal dan alamat penjemputan.
Jenis barang, bahan, kegunaan, dan HS code bila sudah ada.
Berat kotor dan dimensi (atau volume CBM) per koli, jumlah koli.
Nilai barang sesuai invoice.
Alamat tujuan lengkap di Bali (kecamatan/kabupaten).
Seberapa mendesak (menentukan udara atau laut).
Status importir: impor atas nama perusahaan sendiri (NIB/API) atau memakai jasa undername import.
Barang yang Dicek Lebih Dulu
Barang yang terkena larangan/pembatasan (LARTAS) memerlukan izin sebelum masuk, misalnya BPOM, SNI, SDPPI, atau karantina. Barang berbahaya (DG), berpendingin (reefer), dan ukuran di luar standar (OOG) diterima hanya setelah dikonfirmasi. Panduan: LARTAS & izin impor.
Yang Sering Ditanyakan
Apakah bisa impor langsung ke Bali tanpa lewat Jakarta?
Tarif impor yang kami terbitkan semuanya berakhir di Jakarta: barang masuk dan diurus kepabeanannya di Jakarta, lalu diteruskan ke Bali. Kami tidak menjanjikan jalur impor langsung ke pelabuhan Benoa atau bandara Ngurah Rai. Bila kiriman Bapak/Ibu memerlukan masuk langsung ke Bali, sampaikan saat meminta penawaran; tim kami memeriksa kelayakannya lebih dulu dan menjawab apa adanya.
Apakah alamat di Ubud, Gianyar, atau daerah lain di Bali dilayani?
Tarif domestik yang tercantum adalah sampai Denpasar / Benoa. Untuk alamat lain di Bali, termasuk Ubud, penerusan dan biayanya dikonfirmasi per penawaran sebelum booking, bukan dijanjikan di halaman ini.
Berapa lama pengiriman dari luar negeri sampai Bali?
Totalnya adalah waktu transit lane impor sampai Jakarta, ditambah waktu pengurusan bea cukai (bergantung kelengkapan dokumen dan jalur pemeriksaan), ditambah waktu transit domestik ke Bali. Estimasi tiap kaki tercantum di halaman tarifnya masing-masing. Kami tidak memberi jadwal pasti sebelum data barang dan dokumen lengkap.
Apakah angka di halaman tarif sudah harga final?
Angka di halaman tarif adalah tarif dasar per lane dari aplikasi kami. Harga final untuk kiriman Bapak/Ibu dikunci di penawaran tertulis setelah jenis barang, berat/volume, dan alamat tujuan jelas, termasuk komponen yang belum tercakup di tarif dasar (misalnya bea masuk & pajak impor, biaya dokumen, packing kayu).
Barang saya kecil, di bawah 100 kg. Bisa ke Bali?
Untuk impor kecil kami punya Drop Point konsolidasi, tetapi tarifnya juga berakhir di Jakarta. Penerusan ke Bali untuk kiriman kecil kami cek dan hitung terpisah sebelum booking; kadang ekspedisi paket domestik lebih masuk akal untuk kaki terakhirnya, dan itu akan kami sampaikan terus terang.