Home › Jasa Import › Elektronik

Jasa Import Elektronik

Elektronik tersandung di dua tempat: SDPPI (semua perangkat dengan pemancar radio, WiFi, Bluetooth, seluler, LoRa) dan SNI wajib untuk kelompok produk tertentu. IndoExpress mengurus gadget, komponen, mesin elektronik, sampai perangkat IoT dari Shenzhen, Taipei, Seoul, dan Tokyo.

Butuh barangnya sampai ke alamat, bukan cuma sampai pelabuhan? Lihat jasa import door to door kami: dijemput di supplier (add-on asal), bea cukai diurus, diantar ke alamat (min 50 kg, harga sama dengan app).

Hitung Estimasi di App
Ilustrasi: kargo udara elektronik
Ilustrasi, foto dokumentasi asli menyusul.

Cek Ini Sebelum Order Elektronik

Sertifikat SDPPI (Kominfo/Komdigi)

Wajib untuk perangkat telekomunikasi/radio sebelum diimpor & diperdagangkan: router, IoT, walkie-talkie, HP, laptop dengan WiFi. Diajukan per model oleh pemohon berbadan hukum.

SNI Wajib

Beberapa produk listrik/elektronik rumah tangga dan komponen (mis. kabel, sakelar, lampu tertentu) masuk SNI wajib, perlu SPPT-SNI. Cek per HS.

Label & Manual Bahasa Indonesia

Ketentuan pencantuman label dalam Bahasa Indonesia dan kartu garansi untuk produk elektronik tertentu berlaku saat masuk pasar.

Barang Bekas & Refurbished

Elektronik bekas sebagian dilarang/dibatasi; refurbished perlu dicek kategorinya. Jangan bayar supplier sebelum kami konfirmasi.

Tarif Freight Elektronik dari App

Elektronik bernilai tinggi/ringan biasanya udara 4-6 hari kerja dari China; komponen massal via LCL. Angka diambil langsung dari data resmi app (USD, dikunci saat booking, penawaran berlaku 7 hari). Min. 50 kg/AWB untuk udara. Belum termasuk bea masuk, PPN, PPh 22, CCL/PIB.

AsalUdara (per kg)Laut LCL (per W/M)Laut FCL 20ft
Shenzhen (SZX)USD 7.1 / kg
4-6 HK
USD 270 / W/M
14-22 HK
USD 2,100 / container
12-19 HK
Guangzhou/Foshan (CAN)USD 6.2 / kg
4-6 HK
USD 270 / W/M
14-22 HK
USD 2,100 / container
12-19 HK
Shanghai (PVG/SHA)USD 7.4 / kg
4-6 HK
USD 280 / W/M
14-22 HK
USD 2,200 / container
12-19 HK
Hong Kong (HKG)USD 8.0 / kg
4-6 HK
USD 300 / W/M
14-22 HK
USD 2,400 / container
12-19 HK
Taipei/Taoyuan (TPE)USD 10.8 / kg
4-7 HK
USD 385 / W/M
14-21 HK
USD 3,150 / container
12-18 HK
Seoul/Incheon (ICN)USD 9.4 / kg
4-7 HK
USD 410 / W/M
14-21 HK
USD 3,350 / container
12-18 HK
Tokyo/Narita (NRT)USD 12.4 / kg
4-7 HK
USD 440 / W/M
14-21 HK
USD 3,600 / container
12-18 HK
Singapore (SIN)USD 5.7 / kg
3-5 HK
USD 260 / W/M
10-15 HK
USD 1,750 / container
8-13 HK

Port to Port: ongkos angkut pelabuhan/bandara asal ke Jakarta (freight saja). Biaya lokal Jakarta (THC/CFS, D/O, handling) = add-on tujuan, tercentang otomatis di app; jemput di asal = add-on asal; clearance/PIB dan antar = add-on tujuan. Belum termasuk bea masuk dan pajak. Excl. storage/gudang bandara-pelabuhan bila terjadi keterlambatan. Rute lain: semua tarif · estimasi Rupiah: hitung di app.

Pungutan Negara yang Perlu Dihitung

Semua impor resmi membayar tiga komponen dari nilai CIF: bea masuk (tarif per HS code, cek di INSW), PPN 11%, dan PPh Pasal 22 (2,5% bila punya API, 7,5% bila tidak). Bea masuk bisa 0% bila memenuhi FTA (Form E China, Form D ASEAN, Form AK Korea, IJEPA Jepang) atau fasilitas Masterlist untuk barang modal industri.

Kami tidak menuliskan tarif bea masuk per produk di halaman ini karena angkanya berubah per HS code dan per regulasi; tim kami cek HS code Bapak/Ibu dulu, lalu hitung di estimator app.

Cara Kerja

  1. Kirim detail barang (nama, foto/spesifikasi, HS code bila tahu, supplier, kota asal) via WhatsApp atau app.
  2. Kami cek HS code & izin (LARTAS/SNI/PI/LS) dan hitung estimasi biaya total.
  3. Booking & jemput di gudang supplier; tarif dikunci.
  4. Freight udara/laut + customs clearance (PIB) di Jakarta.
  5. Antar sampai alamat Bapak/Ibu di mana pun di Indonesia.

Halaman Terkait

Impor perangkat jaringan dan HP: jasa import perangkat telekomunikasi (SDPPI & IMEI). Barang mahal seperti server, perangkat IT premium, atau lampu desainer: jasa import barang bernilai tinggi. Baterai: jasa import baterai lithium. Untuk supplier luar negeri yang berbahasa Inggris: Import electronics into Indonesia dan Telecom equipment import to Indonesia.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah semua elektronik perlu SDPPI?
Hanya yang punya fungsi pemancar/penerima radio (WiFi, Bluetooth, seluler, RF). Elektronik tanpa radio (mis. power supply) tidak perlu SDPPI tetapi bisa kena SNI.
Bisa import elektronik tanpa perusahaan?
Untuk kuantitas dagang perlu importir berbadan hukum; bisa lewat undername. Sertifikat SDPPI/SNI tetap harus ada atas produk tersebut.
Berapa lama urus SDPPI?
Bergantung kelengkapan uji (bisa uji di lab dalam negeri atau pengakuan hasil uji tertentu). Mulai sebelum produksi agar tidak menahan kiriman.
Berapa biaya import elektronik dari China?
Udara dari Shenzhen ikut tabel app (per kg, min. 50 kg) + bea masuk per HS + PPN 11% + PPh 22 + clearance. Hitung di app setelah HS code jelas.
Hitung Estimasi di App

Baca juga: Izin SDPPI · Izin SNI · LARTAS Impor · Import China Door to Door · Clearance Soekarno-Hatta.

Baca juga: drop point impor kecil, kiriman di bawah 100 kg, mulai 10 kg, DDP all-in.

Sebelum membeli, pastikan dulu: cek HS code dan bea masuk barangnya · cek status LARTAS · hitung bea masuk & pajak impor.

Minimum 50 kg itu untuk jalur door to door reguler. Kiriman yang lebih kecil tetap bisa diimpor resmi lewat Drop Point konsolidasi DDP: mulai 10 kg (udara) atau 0,5 CBM (laut; Foshan/Guangzhou 0,5 CBM), harga sudah termasuk bea masuk, pajak, dan antar sampai alamat di Jakarta; kota lain: penerusan sampai gudang/pelabuhan kota tujuan, antar ke alamat dikonfirmasi ops. Perbandingan dua jalur itu ada di impor di bawah 100 kg.